Langsung ke konten utama

Penggolongan obat berdasarkan keamanan, cara pemakaian, sumber, dan asal takaran obat/dosis

Penggolongan obat berdasarkan keamanannya terbagi atas beberapa macam yaitu obat bebas, obat bebas terbatas, obat keras, dan psikotropika serta narkotika.

Obat bebas
Adalah obat yang dijual bebas dipasaran  dan dapat dibeli tanpa resep dokter. Obat ini biasanya digunakan untuk penyakit yang ringan seperti sakit kepala, flu dll. Obat ini memiliki tanda khusus yaitu memiliki lingkaran berwarna hijau dengan garis tepi berwarna hitam.

Paracetamol ini adalah contoh obat bebas, obat ini berperan sebagai antibiotik yang dapat mengurangi nyeri, menurunkan panas, dll.

 Apa resiko penggunaan obat bebas?
1.Obat bebas tidak sesuai dengan penyakit
   Pemakaian obat bebas tanpa resep dokter hanya untuk meredakan gejala tetapi belum tentu membuat pasien sembuh sepenuhnya dari penyakit yang diderita.Contohnya penderita hipertensi, penyakit ini memiliki gejala salah satunya adalah sakit kepala, dengan mengonsumsi obat bebas hanya untuk meredakan gejalanya bukan untuk mengobati penyakitnya.
2.Risiko efek samping 
    Penggunaan obat bebas memiliki kemungkinan adanya efek samping dan komplikasi akibat penggunaan obat tanpa resep dokter atau karena kondisi medis pasien.
3.Terjadi interaksi obat
    kemungkinan terjadi interaksi obat jika dikonsumsi bersamaan dengan obat resep, suplemen, atau produk herbal yang akan mengakibatkan obat bekerja kurang efektif dan bahkan bisa menyebabkan dampak buruk pada tubuh.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Bentuk bentuk sediaan farmasi dan metode pemberian obat

 Metode pemberian obat salah satunya adalah obat sublingual. Obat sublingual biasanya tersedia dalam bentuk tablet,spray, atau tablet selaput yang diberikan dengan cara diletakkan dibawah lidah, obat ini lebih cepat diserap karena bereaksi langsung ke pembuluh darah melalui jaringan dibawah lidah yang terdapat banyak pembuluh darah kapiler. Obat ini lebih efektif karena tidak melalui sistem pencernaan sehingga prosesnya lebih cepat. Salah satu contoh obat dengan metode ini adalah obat loirazepam untuk menangani gangguan kecemasan, diberikan melalui bawah lidah lalu obat tersebut perlahan lahan akan larut oleh enzim enzim yang ada pada bawah lidah dan langsung bereaksi dengan pembuluh darah setelah itu melalui pembuluh darah akan didistribusi ke jaringan yang dituju.

UTS Pengantar Ilmu Farmasi

1. Perbedaan pendekatan pengobatan pada zaman sebelum Masehi dengan zaman sekarang Jawaban No 1 2. Kompetensi dasar sebagai lulusan farmasi Jawaban No 2 3. Prinsip dan teknik pemberian obat Jawaban No 3 4. Mekanisme kerja obat Jawaban No 4 5.Pembuataan sediaan galenik dengan metode infusa, dekokta, dan ekstrak tinktur Jawaban No 5

Meracik bahan obat menjadi sediaan galenik

 Dalam meracik bahan obat menjadi sediaan galenik bisa menggunakan tiga metode berikut ini: Infusa                                                                                                                                                   Adalah sediaan cair yang dibuat dengan cara menyari simplisia nabati dengan air pada suhu 90 derajat celcius selama 15 menit.                                                                          ...